Efektifkah Remote Working Bagi Startup?

Melakukan pekerjaan dari jarak jauh menjadi praktik yang umum saat ini. Teknologi telah berkembang sangat pesat sehingga kamu dapat memanggil siapa saja di belahan dunia lain dan merasa seperti kamu sedang berbicara dengan teman kamu di sebelah. Tidak dipungkiri makin banyak pekerjaan yang bisa diotomasi dan bisa dikerjakan darimana saja asal terkoneksi dengan internet, yang biasa disebut remote working. Di Indonesia sendiri, mulai banyak kaum pekerja millenial yang bekerja secara remote, walaupun masih belum sebesar negara-negara maju lainnya seperti di US.

Tren remote working di Indonesia kurang lebih terdampak dari kemajuan teknologi, dan banyaknya kemunculan usaha rintisan atau startup dengan dana yang terbatas. Remote working pun memberikan beberapa manfaat bagi pelaku usaha yang mendirikan startup diantaranya mampu menghemat dana, karena tidak perlu menyewa ruangan atau kantor untuk tim bekerja. Cukup bermodalkan koneksi internet yang apik, dan mungkin secangkir kopi untuk menemani, pekerjaan bisa dilakukan dimana saja dengan menggunakan laptop. Tapi efektifkah jika kamu mengaplikasikan remote working bagi tim di dalam startupmu?

Jawabannya: Efektif!

Saya sendiri termasuk orang yang sudah mengaplikasikan remote working untuk semua tim di startup tempat saya bekerja. Dan dari pengalaman saya, menjalankan praktek remote working untuk startup saya adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat!

Mungkin kamu berpikir tentang beberapa ketakutan dalam kepalamu sendiri ketika mencoba, atau bahkan ketika membuat rencana untuk mempraktekkan remote working untuk tim kamu sendiri. Saya tebak, salah satu alasan mengapa kamu takut untuk membangun tim dengan kultur remote working adalah karena kamu tidak bisa memonitor performa tim kamu. Kamu takut tim kamu tidak melakukan tanggung jawab mereka ketika tidak berada dikantor.

Tapi ada beberapa alasan mengapa saya mengaplikasikan remote working untuk semua tim saya, yang mungkin bisa kamu jadikan pertimbangkan, terutama saat kamu membangun startup dengan dana yang sangat terbatas.

Pertama: Hemat Biaya!

Ya, faktor finansial memang menjadi salah satu pendorong untuk startup saya melakukan remote working, dan ini adalah hal yang riil. Sebenarnya kami memiliki kantor dan gudang (karena kami bergerak dibidang supply chain dan FMCG), tetapi kantor kami tidak cukup untuk menampung semua tim disatu waktu, jadi kami fokuskan dana kami untuk membuat gudang yang memadai bagi tulang punggung operasional kami. Jika kamu memiliki kendala dana yang terbatas ditahap awal (atau bahkan tahap berikutnya ketika kamu sudah didanai investor), remote working bisa menjadi solusi yang efektif.

Kedua: Meningkatkan Retensi, Produktivitas, dan Kreativitas Tim!

Penelitian telah menunjukkan bahwa karyawan yang dapat bekerja secara remote jauh lebih bahagia! Karyawan yang lebih bahagia juga berarti tingkat retensi karyawan yang lebih tinggi. Menurut beberapa penelitian, 91% karyawan lebih produktif ketika mereka bisa bekerja dari mana saja. Dengan membuat karyawan lebih produktif, mereka akan membawa lebih banyak hasil dan pendapatan bagi startup kamu. Dan kamu mungkin mengenal pepatah ini: “Bisnis Anda bernilai sama seperti karyawan Anda”.

Ketiga: Anggota Tim Yang Lebih Sehat!

Tim kamu yang bekerja secara remote dapat memasak makanan yang lebih sehat yang bisa mereka buat di rumah, kemudian mereka juga bisa berolahraga daripada membuang-buang waktu perjalanan kekantor yang juga menguras tenaga mereka, yang kemudian mengurangi tenaga mereka untuk bisa bekerja secara optimal. Kemampuan untuk memiliki gaya hidup yang lebih sehat di rumah dapat menghasilkan lebih sedikit absen karena sakit bagi tim kamu. Juga absen dari pekerjaan karena “demam ringan” atau “sakit perut” akan lebih kecil kemungkinannya terjadi.

Memang sampai saat ini banyak sekali perusahaan terutama di Indonesia yang masih merasa skeptis dengan gaya bekerja remote, terutama karena tantangannya yang lebih banyak didasarkan dari kultur. Banyak pendiri dan manager yang masih ragu untuk memahami masa depan pekerjaan dan memungkinkan pekerjaan secara remote. Mempekerjakan pekerja remote bisa menjadi tantangan, tetapi mencobanya akan menunjukkan kepada kamu banyaknya manfaat dari mempekerjakan tim secara jarak jauh.

Jika kamu ingin mencoba untuk mempraktekkan dan membangun kultur remote working untuk startup atau tim kamu, saya akan memberikan cara-cara membangunnya yang efektif untuk tim kamu di artikel saya berikutnya.

I help your brand grow 13X sustainably | Branding Consultant | Connect with me on Linkedin: https://www.linkedin.com/in/allenherlambang/

I help your brand grow 13X sustainably | Branding Consultant | Connect with me on Linkedin: https://www.linkedin.com/in/allenherlambang/